Apa kabar teman-teman,, ssemoga semuanya dalam keadaan baik,
Aminn..
Temu Sobat industry Pertanian
atau yang disingkat TSIP adalah acara tahunan yang diadakan di Universitas
Sahid Jakarta. Walaupun rutin diadakan tetapi saya sendiri gak rutin untuk
mengikuti acara ini (jangankan gw, mahasiswa lain yang lebih rajin aja belum
tentu ikut).. Dari tahun ke tahun acara ini semakin ramai diikuti oleh
mahasiswa. Dari lintas angkatan maupun dari mahasiswa baru. Untuk mahasiswa
yang lama mungkin pas dengan kata TSIP,, karena memang sudah lama bertemu dan
sudah ada hubungan sebelumnya,, hubungan pertemanan atau hubungan yang lainnya,
(yang penting hubungan). Tapi untuk mahasiswa yang baru kayanya kurang pas
kalau Temu Sobat. Bukannya meremahkan mahasiswa baru sih. Tetapi akan menjadi
lebih pas kalau namanya diubah menjadi CSIP (Cari Sobat Industri Pertanian).
TSIP kali ini diadakan di Wisma
Bu Kris di Cisarua bogor. Acara TSIP ini di adakan tanggal 10-12 Oktober 2014
untuk kelas regular. Kalau ada kelas regular tentunya ada juga kelas non
regular (luar biasa). Kenapa luar biasa, karena seandainya kata regular bisa
diubah dengan biasa maka non regular juga bisa diganti dengan luar biasa. Untuk
kelas yang luar biasa ini diadakan tanggal 11-12 Oktober 2014. Namanya juga
luar biasa jadi TSIP juga luar biasa (lebih cepat). Dengan alas an tertentu
panitia TSIP 2014 ini mengagendakan jadwal keberangkatan 06.30 waktu setempat.
Seperti yang telah diagendakan,
peserta TSIP 2014 kelas luar biasa berkumpul di depan Kampus USAHID. Setelah
dilakukan absensi semua peserta berangkat dengan mengguanakan 5 bus mini kelas
umum. Sejam perjalanan tiba lah di kota bogor yang dingin. Selain udaranya yang
dingin beberapa orang juga terlihat dingin. Di Ciawi menuju Gadog jalan cukup
macet. Dan apesnya ada 1 armada yang mogok (kopling rusak). Jadi deh sebagian
peserta numpang ke bus yang lain. Sembari menuunggu kemacetan terurai, banyak
peserta yang turun dari bus untuk mencari isi makanan. Maklum mereka belum
sempat sarapan karena berangkat terlalu pagi. Tapi menurut gw sih bukan alas an
untuk ga sarapan ya. May be mereka yang ga biasa bangun pagi, jadi jam segitu pun
terasa pagi, atau mungkin juga ga terbiasa sarapan pagi. Itu hanya mereka yang
tau.
Jam 10 sudah sampai di Wisma Bu
Kris. Semua berkumpul untuk pembagian kamar tidur. Mahasiswa cowok sungguh
kompak karena kami semua bisa dapat kamar yang sama. Acara pertama adalah
training motivasi yang dibawakan oleh bapak motivator dengan tema PERUBAHAN.
Lumayan menarik ni apa yang diungkapkan oleh beliau (Bapak Motivator). Jam istirahat
pun tiba, gw dan peserta lainnya istirahat sholat dan makan, ada pula yang
sekedar rebahan di kamar. Menu makan kali ini ikan goring dan sayur buncis.
Banyak peserta yang coment dengan kondisi ini, pertama jam makan mundur karena
menu yang disiapkan belum siap pada jam yang ditetapkan. Selanjutny menu pun
kurang variatif, dalam artian ada beberapa orang yang alergi ataupun tidak bisa
makan ikan karena alas an tertentu. Alhasil ada juga yang Cuma makan sama sayur
dan sambal,, dan lebih tragis lagi dia ga bisa makan ikan, sayur pun gak suka,,
jadi dech makan nasi dan sambal.
Untuk acara selanjutnya masing
dari bapak motivator, kali ini temanya memahami karakter orang. Pada dasarnya
manusia bisa dikelompokkan menjadi 4 kelompok besar. Pertama akan di bedakan
antara orang yang banyak bicara dan orang yang sedikit bicara. Dari 2 kelompok
besar tersebut maka akan dibagi lagi menjadi masing-masing 2 kelompok besar
yaitu yang suka hidup rajin dan suka hidup rame-rame. Dari uraian diatas dapat
disimpulkan bahwa manusia secara garis besar dapat dibagi menjadi 4 kelompok
besar yaitu:
1. Orang
yang sedikit bicara dan tidak suka hidup rajin
2. Orang
yang sedikit bicara dan suka hidup rajin
3. Orang
yang banyaj bicara dan suka hidup rajin
4. Orang
yang banyak bicara dan tidak suka hidup rajin.
Dari hasil pembagian di atas gw
akhirnya memilih kelompok yang banyak bicara dan tidak suka hidup rajin. Selain
karena gw sedikit pendiam (banyak bicara) menurut gw dan ada beberapa hal yang
sering gw lakukan walaupun itu sebenarnya sedikit melanggar aturan, tetapi demi
kebaikan bersama tak apalah,, yang penting happy (kata ikalan Djarum 76).
Acara selanjutnya adalah outbond.
Para peserta diwajibkan untuk memakai perlengkapan yang telah ditetapkan. Sepatu,
celana training dan lainnya. Outbond berjalan sangat menarik dan cukup
meningkatkan keakraban, jadi bisa kenal lebih dekat dengan para peserta dan
sebagainya. Ada pemandangan yang kurang menarik sebenarnya, tapi ini bisa
menjadi perhatian hamper sebagian besar peserta, ada beberapa panitia yang ikut
acara outbond tanpa perlengkapan yang lengkap. Padahal di tata tertib (yang
tentunya dibuat oleh panitia) tertulis dengan jelas. Tapi apakah itu cerminan
panitia yang baik ?? jawabannya cukup panitia aja yang tau, atau jangan-jangan
muncul pembelaan “yang itu bukan panitia ko, Cuma oknum aja,,”
Outbond selesai dilanjutkan
dengan Ishoma, lagi-lagi menjadi catatan bagi para peserta, kamar mandi yang
disiapkan ternyata hanya terbatas, jadi kami semua harus antri,, well kami bisa
mengerti dengan keadaan ini, yang membuat kami kurang bisa mengerti adalah air
bisa habis, dan akhirnya (mungkin) ada beberapa orang yang gak mandi. Untuk
makan malam kali ini belum bisa dikatakan lebih baik. Jadwal makan jam 17.30,
tetapi ,emu baru siap jam 18.30 (kalau maen game mungkin senang gratis 1 jam). Ini
membuat sebagian peserta jadi kurang sabar, ditambah jam 19.00 ada acara
civitas akademik dari fakultas dan universitas. Kali ini panitia kena lagi
banyak peserta yang ga kebagian makan. Dan dengan keja keras tim panitia
beberapa peserta yang belum dapat makan dicarikan nasi bungkus. Sebuah menu
yang mungkin dirasa pantas, sebanding dengan pengorbanan yang telah dia jalankan.
Acara malam yang kami harapkan
hangat, menarik dan menghibur akhirnya terasa hambar karena panitia yang kurang
rapi membungkus acara ini (menurut gw sih). Ga ada kata pembuka, ga ada ucapan
selamat datang dan sebagainya. Disini Nampak sekali panitia kurang siap
menggelar acara ini. Tapi apapun itu kita semua harus ucapkan apresiasi yang
sebesar-besarnya kepada seluruh panitia yang dengan usahanya yang (mungkin)
sudah maksimal. Memberikan yang terbaik buat para peserta (menurut panitia). Setelah
jam 9 malam ga ada acara lagi beberapa sudah
masuk kamar dan hanya segelintir orang yang masih asyik ngobrol sama
sobatnya (sesuai judul acara “Temu Sobat…”)
Tapi sedikit aneh karena gw malah
belum bisa ketemu ma sobat sobat gw yang lama. Yang ada malah gw ketemu
sobat-sobat baru. Sobat lama tak kunjung ketemu sobat baru pun datang. Gw Cukup
beruntung di acara ini gw bisa ketemu beberapa adik kelas gw waktu SMK. Jadi bisa
dikataka reuni kecil-kecilan. Awalnya gw ngobrol 3 orang mahasiswa, dan 1
dosen. Tak lama kemudian datang 2 mahsiswa lagi yang ikut bergabung pula, jam
00.00, 2 mahasiswa undur diri yang dilanjutkan bapak dosen untuk beristirahat 1
jam kemudian. Tinggallah kami bertiga. Pembicaraan kami lanjutkan di deket
kamar kami. Kami sediakan kopi dan beberapa makanan kecil. Tak selang lama 1
sobat kami istirahat pula, tinggallah kami berdua yangasyik ngobrol (kebetulan
adik kelas gw di SMK). Ngobrol kesana kemari, ingat-ingat masa sekolah dulu dan
tak terasa adzan subuh dah berkumandang. Kami berdua belum sempat tidur.
Habis Sholat shubuh kami buat
minum teh hangat untuk memanaskan tubuh kami, tak lama kemudian beberepa rekan
bangun dan mulai bergabung. Pagi ini acara Cuma packing, sarapan pagi dan
pembagian sertifikat. Lagi-lagi panitia menjadi sorotan, sarapan datang agak
telat (bisa juga tim peserta yang bagngun terlalu pagi).
Setelah semua sertifikat
dibagikan kami semua melanjutkan perjalanan di kebun teh gunung mas. Disana
kami semua berjalan mengelilingi kebun teh dan dipersilahkan bertanya tentang teh
kepada pemandu……
Dalam acara ini sebagian ada yang
bertenu sobat lama dan tak sedikit pula yang ketemu sobat baru. Mungkin bisa dikatakan
lebih banyak sobat baru, jadi mana yang lebih tepat CARI SOBAT atau TEMU SOBAT
Industry pertanian.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar