Jumat, April 10, 2015

5 Tips Menulis Rencana Bulanan Bisnis Anda

Hasil gambar untuk bisnis
.
Setiap pemilik bisnis membutuhkan rencana bisnis, akan banyak kesalahan yang terjadi jika kamu menunda-nunda perencanaan yang seharusnya kamu kerjakan. Semua pekerjan akan tidak terkontrol dan terjadwal dengan baik, dan itu akan mempengaruhi waktu serta target tugasmu. Maka kamu wajib menulis semua rencana bisnismu dibulan berikutnya. Apakah kamu bingung bagaimana untuk mengatur perencanaan yang ditulis setiap bulannya? Dan inilah lima tips untuk menulis rencana bulanan pada bisnis kamu :
1. Fokus dengan pekerjaan terbaik
2. Memperkirakan hasil pekerjaanmu
3. Meluncurkan produk baru
4. Memikirkan ketika bisnis berkembang
5. Perencanaan pajak
Ayo kita cari tahu pembahasan tips-tipsnya secara rinci, agar kamu bisa memprioritaskan apa yang harus kamu kerjakan lebih dulu.
1. Fokus dengan pekerjaan terbaik
Salah satu cara termudah untuk memulai proses perencanaan tentang apa yang harus kamu kerjakan dengan baik, berdasarkan jobdesk yang sudah  kamu tulis. Fokus untuk melakukan tugas-tugas sesuai sechedule, menyelesaikannya secara tepat waktu, mengikuti aturan yang sudah kamu rencanakan, dan harus bisa memperkirakan semua konsekuensinya. Fokus adalah hal yang benar-benar kamu tulis diurutan pertama. Karena saat kamu memulai rencana bisnis dibulan berikutnya kamu harus sudah meninggalkan semua beban dibulan sebelumnya.
2. Memperkirakan hasil pekerjaanmu
Yang kamu tulis selanjutnya ialah kamu harus punya target hasil yang sudah kamu perkirakan, dan sebelum memperkirakan hasil tersebut kamu sudah harus menganalisis semuanya. Kenapa kamu mengerjakan itu, keuntungan apa yang akan kamu dapatkan, bagaimana jenis pekerjaannya, dan  pasar yang seperti apa yang ingin kamu kuasai, serta bagaimana hasil dari pekerjaan itu.
3. Meluncurkan produk baru
Hasil gambar untuk produk baru
.

Rencana selanjutnya adalah kamu harus bisa menulis dan menyusun produk baru di awal bulan. Kamu harus memikirkan ide-ide bisnis apa yang akan kamu kerjakan dibulan-bulan selanjutnya sehingga tidak ada titik kejenuhan untuk para pelanggan. Perkembangan bisnis semakin aktif maka dari itu kamu harus menjadi seseorang yang jauh lebih produktif lagi. Inovasi baru sangat diperlukan dalam sebuah rencana bisnis, itulah pekerjaan yang harus kamu fikiran secara kritis.
4. Memikirkan ketika bisnis berkembang
Jika dibulan sebelumnya bisnismu berkembang pada tingkat tertinggi, maka kamu harus sudah memikirkan hal-hal yang membuat kamu bisa bertahan pada posisi itu dan semua hal yang bisa membuat kamu jatuh seketika, kamu pun harus sudah memikirkan konsekuensi dan hasil dari apa yang kamu kerjakan. Jangan sampai kamu memikirkan semua konsekuensi itu saat kamu memang sudah berada diposisi bisnis terbawah. Hal ini merupakan hal pencegahan agar membuat bisnismu selalu berada pada posisi diatas atau standart.
Hasil gambar untuk pajak
.
5. Perencanaan pajak
Perhitungan pembayaran pajak seharusnya memang dilakukan pada saat awal bulan bukan akhir bulan. Karena dengan begitu kamu memang sudah benar-benar menargetkan hasil minimal yang memang harus kamu dapatkan pada bulan itu. Perencanaan pembayaran pajak sangat berpengaruh, karena kamu sudah menggambarkan semua rencana, proses, dan hasil didalam otak kerjamu.
Dan itulah beberapa hal yang memang harus kamu tulis untuk rencana bisnis disetiap bulannya. Perincian-perincian akan mempermudah semua pekerjaanmu disetiap harinya. Kamu tidak akan kesusahan untuk melihat hasil rekapan pekerjaanmu setiap harinya.

Dikutip dari laruno.com

Kamis, Januari 22, 2015

PEGANGLAH KOMITMEN

Dunia belum pernah melihat seorang pemipin besar yang kurang komtmen. Jika Anda ingin menjadi pemimpin yang efektif, Anda harus berkomitmen. Komitmen yang tepat akan menginspirasi dan menarik banyak orang. Komitmen itu menunjukan bahwa Anda memiliki keyakinan. Mereka akan percaya pada Anda hanya jika Anda yakin akan maksud Anda. Orang akan menerima seorang pemimpin terlebih dahulu, baru kemudian visinya. Apa saja sifat dasar sebuah komitmen? Perhatikan tiga pandangan berikut ini: 
1. komitmen dimulai di dalam hati: saya diberitahu bahwa kuda-kuda yang menang di Kentucky Derby sebenarnya sudah kekurangan oksigen sejak 700 meter pertama, dan selanjutnya mereka hanya mengandalkan semangat. Bila sebagai pemimpin Anda inging memengaruhi kehidupan orang lain, lihatlah kedalam hati Anda sendiri apa Anda sungguh berkomitm
2. Komitmen diuji oleh Tindakan: Adalah satu hal jika berbicara tentang komitmen. Merupakan hal lain lagi untuk melaksanakan komitmen itu. Satu-satunya ukuran nyata adalah tindakan. Arthur Gordon mengakui hal itu, “Tidak ada yang lebih mudah selain mengucapkan kata-kata. Tidak ada yang lebih sulit selain melaksanakan apa yang dikatakan hari demi hari.”
3. Komitmen membuka pintu menuju pencapaian: Sebagai seorang pemimpin, Anda akan menghadapi banyak hambatan dan perlawanan-atau malah sudah. Dan akan tiba saatnya ketika komitmen merupakan satu-satunya hal yang dapat membawa kemajuan bagi Anda. David McNally berkomentar, “Komitmen merupakan musuh dari resistensi, karena komitmen merupakan janji yang tulus untuk melanjutkan tindakan untuk bangun, tidak peduli sudah berapa kali Anda terpukul jatuh.”
 -The 21 Indispensable Qualities of a Leader-
BAGAIMANA ANDA MENGUKUR TINGKAT KOMITMEN ANDA SEBAGAI SEORANG PEMIMPIN?

Rabu, Desember 31, 2014

MENAMBAH NILAI BAGI ORANG LAIN

Interaksi antara pemimpin dan pengikut merupakan sebuah hubungan, dan semua hubungan dapat manambah atau mengurangkan sesuatu dari kehidupan seseorang. Factor fundamental dalam kepemimpinan bukan seberapa jauh Kita memajukan diri, tetapi seberapa jauh kita dapat memajukan orang lain. Ini dapat dicapai dengan membantu orang lain menambah nilai bagi kehidupan mereka. Hukum penambahan menanyakan satu pertanyaan sederhana: Apakah Anda manjadikan segala sesuatu lebih baik bagi orang-orang yang mengikuti Anda? Itu dia. Kita menambahkan nilai bagi orang lain, ketika kita:

  • Sungguh-sungguh menghargai orang lain
  • Menjadikan diri sendiri lebih berguna bagi orang lain
  • Mengenal dan menghubungkan diri pada apa yang dihargai orang lain
  • Melakukan hal-hal yang dihargai Tuhan
Menambahkan nilai bagi orang lain melalui bantuan yang diberikan tidak hanya bermanfaat bagi orang yang ditolong, tetapi juga memungkinkan para pemimpin akan mengalami :
  • Pencapaian dalam memimpin orang lain
  • Kepemimpinan dengan motivasi yang benar
  • Kemampuan melaksanakan tindakan signifikan sebagai pemimpin
  • Pengembangan tim kepemimpinan
  • Sikap melayani dalam sebuah tim
 -The 12 Irrefutable Laws of Leadership-
 
APAKAH ANDA MEMBUAT KEADAAN MENJADI LEBIH BAIK BAGI ORANG-ORANG YANG MENGIKUTI ANDA?
 
 

Sabtu, November 29, 2014

Lebih dari sekedar BBM



Dijaman gw sudah maju ini, saya masih saja seperti orang beberapa tahun yang lalu. Yang lain sudah sibuk dengan namanya BBM, WA dan alat komunikasi lainnya. Bagaimana denganku, ? Pertanyaan seperti ini sering muncul di benakku, tapi apa daya, mungkin memang belum saatnya saya memiliki sarana komunikasi yang disebut BBM, WA, Line atau yang lainnya.
Saat ini gw masih setia dengan HP jadul gw, mungkin karena sifat dasar gw yang selalu setia terhadap apa yang ada di sekitarku. Bahkan pernah suatu ketika adik gw bilang ko masih tahan sih dengan HP yang jadul padahal kerja juga udah lama, jawaban “belum saatnya” selalu muncul. Sifat ini yang kadang membuat gw masih merasa belum saatnya ganti HP dengan tekhnologi terbaru. Gw hanya berfikir HP adalah alat komunikasi, dan dengan HP yang saat ini gw masih bisa berkomunikasi dengan orangtua, saudara, teman dan dengan yang lainnya dengan telepon ataupun sms.
Pernah pada suatu saat teman gw, lama gak ketemu, dia menyapa lewat inbox di FB, setelah beberapa lama intermeso, akhirnya sampai juga ke pertanyaan yang menurut gw kurang enak,, dia menanyakan Pin BB gw, seperti biasa gw bilang aja belum punya (kayanya memang belum bisa beli BB atau Hp Android yang ada aplikasi BBM). Tapi anehnya temen gw gak percaya, malah dia bilang sombong, pin BB aja ga mau ngasih. Ehmm gw positif thinking aja, maybe dia anggap gw udah punya BB, so dia menanyakan pin BB kegw,, walaupun ga punya ada orang yang menganggap gw punya (kenyataannya tetap aja ga punya).
Selanjutnya saat gw mau ikut usaha jual pulsa (buat tambahan uang jajan), awalnya perkenalan berjalan mulus dan registrasi pulsa lumayan lancar. Gw dikasih tau cara transaksi dan prosedur lainnya mengenai bisnis pulsa ini. Setelah lama sampai juga pada sesi tanya jawab Pin BB, dan seperti biasa jawaban diplomatis gw muncul. BBM lagi naik jadi mendingan di tinggalkan aja.
Sering kali gw merasa gak enak dengan pertanyaan yang sering muncul saat kenalan dengan teman baru ataupun teman yang udah lama gak ketemu. Sering kali yang ditanyakan PIN BB atau WA.. Pertanyaan seperti ini sebenarnya pertanyaan yang gak mau gw dengar. Mending sekalian tanya email atau mungkin twitter pasti gw kasih, tetapi kalau pertanyaannya pin BB, ga kebayang gw mau jawab apa. Dijawab ga punya kebanyakan pasti bilang sombong, pin aja ga mau bagi-bagi tapi kalau mau ngasih,, ehmmm harus pikir berapa kali dulu, pin mana yang mau dikasih (kenyataannya memang ga punya). Untuk mengarang pin pun gw juga ga bisa, karena pin BB berapa digit pun gw masih belum tau.
Pergeseran jaman telah mengubah pola pikir orang mengenai contact seseorang, kalau dulu yang ditanyakan orang adalah no HP sekarang kebanyakan (walaupun gak semua) yang ditanya adalah Pin BB. Padahal mau BB, Android tetep aja namanya HP jadi ya alangkah lebih logis kalau yang ditanyakan itu no HP. Jadi yang utama bukan yang hanya sekedar aplikasi. Gw sih sebenarnya udah lebih dari BBM yaitu BBN (beben). BBM baru M kalau BBN udah sampai N  secara abjad udah lebih dari satu  tingkat.
Hayo levelnya tinggian mana BBM atau BBN

Minggu, November 23, 2014

XXI Salah Paham



Hari ini seperti biasa gw bangun pagi hari, banyak agenda yang akan dilakukan hari ini, pertama kompetisi futsal, main agak siang sih karena jadwal pertandingan kedua, tetapi gw diharuskan berangkat lebih pagi, karena dapat jatah jadi hakim garis.
Dengan penuh semangat gw kayuh sepeda gw menuju lapangan futsal Makarios di limus pratama. Kira-kira 15 menit perjalanan gw dah sampe di lapangan. Panitia yang lainnya dah berkumpul di lapangan dan beberapa pemain sudah sibuk mempersiapkan perlengkapan untuk bertanding. Pertandingan pertama selesai tugas gw sebagai hakim garis pun selesai, selanjutnya jatah tim gw bermain. Gw dan yang lainnya siap-siap pemanasan. Ada Mudasir, Fauzi, Muslih dan yang lainnya. Kali ini Triyono gak bisa hadir karena lagi mudik ke kampungnya di Sukabumi.
Selesai main futsal gw pulang dan ada tugas lenjutan yaitu mengantar temen gw “Diyanto” ke pool bus untuk mudik. Sebelumnya gw dah ada rencana akan nonton film bareng adik kelas gw di bekasi square. Jam setengah 12 gw berangkat nganterin Diyanto. Di tengah tengah jalan adix gw menanyakan jadi nonton gak, gw jawab santai aja liat situasi, dan selanjutnya dia ngasih kabar film tayang jam 12.00. Dan gw berfikir kayanya ga sampe deh waktunya. Ya udah deh gw lepasin untuk nonton kali ini sebelumnya sih gw tawar cari yang jam 12.30 aja atau jam 13.00, jadi gw bisa gabung.
XXI Bekasi Square
Kabar selanjutnya yang biking gw jadi tertarik mau nonton, “Atika (temen adik gw, adk kelas gw juga sih) udah terlanjur beli tiket”. Padahal tiket itu buat mereka berdua, tapi gw taunya tiket udah dibeliin buat gw juga dikasih tau no J5 juga jadi makin yakin alibi gw bahwa tiket buat gw dah ada, (jadinya kan sayang tiket dah dibeli tapi aga buat nonton). Tanpa pikir panjang gw langsung menuju Bekasi Square. Parkirin motor (pinjeman) dan langsung menuju XXI. Film kali ini adalah The Hunger Game. Dengan pede-nya gw langsung mau masuk ke studio dengan alibi tiket udah dibeliin ma temen, tapi datang terlambat. Petugas pun percaya dan mengantar gw menuju kursi J5, selanjutnya petugas menanyakan tiket, gw balik Tanya ke adik gw dan ternyata,,,,,, Tiket belum ada, gw masih santai aja dan tak lama gw bilang aja salah paham, diusir deh dari studio dan lebih parah lagi, gw baru nyadar ternyata gw ga bawa uang cash, dengan bisik-bisik pinjem dulu ke adik gw,, Untung aja gelap, jadi gak banyak orang yang tau tentang kejadian ini,. Tapi rasa malu tetap ada sih (ahhh biarin aja mereka gak kenal ini,). Selanjutnya dengan modal uang pinjeman gw beli tiket susulan, katanya udah ga bisa, tetapi dengan segala alibi gw pun mendapatkan tiket itu. Gw masuk dan melanjutkan nonton film (atau lebih tepatnya memullai tidak dari awal) yang sudah terlewat beberapa menit. Film nya lumayan rame sih, ada beberapa moment yang menegangkan ada kalanya momen mengharukan. Dalam studio kami bertiga cekikikan dengan kejadian ini, mungkin ini bisa jadi kejadian yang paling memalukan selama gw nonton film.. Tapi enjoy aja,, dunia akan jadi lebih indah dengan senyuman kita,,, cekikikan adalah senyum yang kurang lebar dan kurang halus.

Senin, Oktober 13, 2014

Temu Sobat Atau Cari Sobat



Apa kabar teman-teman,, ssemoga semuanya dalam keadaan baik, Aminn..
Temu Sobat industry Pertanian atau yang disingkat TSIP adalah acara tahunan yang diadakan di Universitas Sahid Jakarta. Walaupun rutin diadakan tetapi saya sendiri gak rutin untuk mengikuti acara ini (jangankan gw, mahasiswa lain yang lebih rajin aja belum tentu ikut).. Dari tahun ke tahun acara ini semakin ramai diikuti oleh mahasiswa. Dari lintas angkatan maupun dari mahasiswa baru. Untuk mahasiswa yang lama mungkin pas dengan kata TSIP,, karena memang sudah lama bertemu dan sudah ada hubungan sebelumnya,, hubungan pertemanan atau hubungan yang lainnya, (yang penting hubungan). Tapi untuk mahasiswa yang baru kayanya kurang pas kalau Temu Sobat. Bukannya meremahkan mahasiswa baru sih. Tetapi akan menjadi lebih pas kalau namanya diubah menjadi CSIP (Cari Sobat Industri Pertanian).
TSIP kali ini diadakan di Wisma Bu Kris di Cisarua bogor. Acara TSIP ini di adakan tanggal 10-12 Oktober 2014 untuk kelas regular. Kalau ada kelas regular tentunya ada juga kelas non regular (luar biasa). Kenapa luar biasa, karena seandainya kata regular bisa diubah dengan biasa maka non regular juga bisa diganti dengan luar biasa. Untuk kelas yang luar biasa ini diadakan tanggal 11-12 Oktober 2014. Namanya juga luar biasa jadi TSIP juga luar biasa (lebih cepat). Dengan alas an tertentu panitia TSIP 2014 ini mengagendakan jadwal keberangkatan 06.30 waktu setempat.
Seperti yang telah diagendakan, peserta TSIP 2014 kelas luar biasa berkumpul di depan Kampus USAHID. Setelah dilakukan absensi semua peserta berangkat dengan mengguanakan 5 bus mini kelas umum. Sejam perjalanan tiba lah di kota bogor yang dingin. Selain udaranya yang dingin beberapa orang juga terlihat dingin. Di Ciawi menuju Gadog jalan cukup macet. Dan apesnya ada 1 armada yang mogok (kopling rusak). Jadi deh sebagian peserta numpang ke bus yang lain. Sembari menuunggu kemacetan terurai, banyak peserta yang turun dari bus untuk mencari isi makanan. Maklum mereka belum sempat sarapan karena berangkat terlalu pagi. Tapi menurut gw sih bukan alas an untuk ga sarapan ya. May be mereka yang ga biasa bangun pagi, jadi jam segitu pun terasa pagi, atau mungkin juga ga terbiasa sarapan pagi. Itu hanya mereka yang tau.
Jam 10 sudah sampai di Wisma Bu Kris. Semua berkumpul untuk pembagian kamar tidur. Mahasiswa cowok sungguh kompak karena kami semua bisa dapat kamar yang sama. Acara pertama adalah training motivasi yang dibawakan oleh bapak motivator dengan tema PERUBAHAN. Lumayan menarik ni apa yang diungkapkan oleh beliau (Bapak Motivator). Jam istirahat pun tiba, gw dan peserta lainnya istirahat sholat dan makan, ada pula yang sekedar rebahan di kamar. Menu makan kali ini ikan goring dan sayur buncis. Banyak peserta yang coment dengan kondisi ini, pertama jam makan mundur karena menu yang disiapkan belum siap pada jam yang ditetapkan. Selanjutny menu pun kurang variatif, dalam artian ada beberapa orang yang alergi ataupun tidak bisa makan ikan karena alas an tertentu. Alhasil ada juga yang Cuma makan sama sayur dan sambal,, dan lebih tragis lagi dia ga bisa makan ikan, sayur pun gak suka,, jadi dech makan nasi dan sambal.
Untuk acara selanjutnya masing dari bapak motivator, kali ini temanya memahami karakter orang. Pada dasarnya manusia bisa dikelompokkan menjadi 4 kelompok besar. Pertama akan di bedakan antara orang yang banyak bicara dan orang yang sedikit bicara. Dari 2 kelompok besar tersebut maka akan dibagi lagi menjadi masing-masing 2 kelompok besar yaitu yang suka hidup rajin dan suka hidup rame-rame. Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa manusia secara garis besar dapat dibagi menjadi 4 kelompok besar yaitu:
1.       Orang yang sedikit bicara dan tidak suka hidup rajin
2.       Orang yang sedikit bicara dan suka hidup rajin
3.       Orang yang banyaj bicara dan suka hidup rajin
4.       Orang yang banyak bicara dan tidak suka hidup rajin.
Dari hasil pembagian di atas gw akhirnya memilih kelompok yang banyak bicara dan tidak suka hidup rajin. Selain karena gw sedikit pendiam (banyak bicara) menurut gw dan ada beberapa hal yang sering gw lakukan walaupun itu sebenarnya sedikit melanggar aturan, tetapi demi kebaikan bersama tak apalah,, yang penting happy (kata ikalan Djarum 76).
Acara selanjutnya adalah outbond. Para peserta diwajibkan untuk memakai perlengkapan yang telah ditetapkan. Sepatu, celana training dan lainnya. Outbond berjalan sangat menarik dan cukup meningkatkan keakraban, jadi bisa kenal lebih dekat dengan para peserta dan sebagainya. Ada pemandangan yang kurang menarik sebenarnya, tapi ini bisa menjadi perhatian hamper sebagian besar peserta, ada beberapa panitia yang ikut acara outbond tanpa perlengkapan yang lengkap. Padahal di tata tertib (yang tentunya dibuat oleh panitia) tertulis dengan jelas. Tapi apakah itu cerminan panitia yang baik ?? jawabannya cukup panitia aja yang tau, atau jangan-jangan muncul pembelaan “yang itu bukan panitia ko, Cuma oknum aja,,”
Outbond selesai dilanjutkan dengan Ishoma, lagi-lagi menjadi catatan bagi para peserta, kamar mandi yang disiapkan ternyata hanya terbatas, jadi kami semua harus antri,, well kami bisa mengerti dengan keadaan ini, yang membuat kami kurang bisa mengerti adalah air bisa habis, dan akhirnya (mungkin) ada beberapa orang yang gak mandi. Untuk makan malam kali ini belum bisa dikatakan lebih baik. Jadwal makan jam 17.30, tetapi ,emu baru siap jam 18.30 (kalau maen game mungkin senang gratis 1 jam). Ini membuat sebagian peserta jadi kurang sabar, ditambah jam 19.00 ada acara civitas akademik dari fakultas dan universitas. Kali ini panitia kena lagi banyak peserta yang ga kebagian makan. Dan dengan keja keras tim panitia beberapa peserta yang belum dapat makan dicarikan nasi bungkus. Sebuah menu yang mungkin dirasa pantas, sebanding dengan pengorbanan yang telah dia jalankan.
Acara malam yang kami harapkan hangat, menarik dan menghibur akhirnya terasa hambar karena panitia yang kurang rapi membungkus acara ini (menurut gw sih). Ga ada kata pembuka, ga ada ucapan selamat datang dan sebagainya. Disini Nampak sekali panitia kurang siap menggelar acara ini. Tapi apapun itu kita semua harus ucapkan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada seluruh panitia yang dengan usahanya yang (mungkin) sudah maksimal. Memberikan yang terbaik buat para peserta (menurut panitia). Setelah jam 9 malam ga ada acara lagi beberapa sudah  masuk kamar dan hanya segelintir orang yang masih asyik ngobrol sama sobatnya (sesuai judul acara “Temu Sobat…”)
Tapi sedikit aneh karena gw malah belum bisa ketemu ma sobat sobat gw yang lama. Yang ada malah gw ketemu sobat-sobat baru. Sobat lama tak kunjung ketemu sobat baru pun datang. Gw Cukup beruntung di acara ini gw bisa ketemu beberapa adik kelas gw waktu SMK. Jadi bisa dikataka reuni kecil-kecilan. Awalnya gw ngobrol 3 orang mahasiswa, dan 1 dosen. Tak lama kemudian datang 2 mahsiswa lagi yang ikut bergabung pula, jam 00.00, 2 mahasiswa undur diri yang dilanjutkan bapak dosen untuk beristirahat 1 jam kemudian. Tinggallah kami bertiga. Pembicaraan kami lanjutkan di deket kamar kami. Kami sediakan kopi dan beberapa makanan kecil. Tak selang lama 1 sobat kami istirahat pula, tinggallah kami berdua yangasyik ngobrol (kebetulan adik kelas gw di SMK). Ngobrol kesana kemari, ingat-ingat masa sekolah dulu dan tak terasa adzan subuh dah berkumandang. Kami berdua belum sempat tidur.
Habis Sholat shubuh kami buat minum teh hangat untuk memanaskan tubuh kami, tak lama kemudian beberepa rekan bangun dan mulai bergabung. Pagi ini acara Cuma packing, sarapan pagi dan pembagian sertifikat. Lagi-lagi panitia menjadi sorotan, sarapan datang agak telat (bisa juga tim peserta yang bagngun terlalu pagi).
Setelah semua sertifikat dibagikan kami semua melanjutkan perjalanan di kebun teh gunung mas. Disana kami semua berjalan mengelilingi kebun teh dan dipersilahkan bertanya tentang teh kepada pemandu……
Dalam acara ini sebagian ada yang bertenu sobat lama dan tak sedikit pula  yang ketemu sobat baru. Mungkin bisa dikatakan lebih banyak sobat baru, jadi mana yang lebih tepat CARI SOBAT atau TEMU SOBAT Industry pertanian.

Rabu, September 24, 2014

5 R

Bulan lalu gw dpt training tentang 5 R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin). kurag lebih seperti itu lah  yang gwa dapat,, setelah beberapa kali pertemuan gw dapt tugas untuk implementasi tu yang dimaksud dengan 5R, gw dan team dapat jatah untuk bagian Model K bun,, dengan segala daya dan upaya akhirnya gw bersama tim berhasil membuat rangkuman kegiatan 5R.


5R Project
Group   : 3
Area                      : Model K Bun
Anggota                   Muhamad Mukhibin
                                - Budiyanto
                                - Suhendri
                                - Reno H
                                - Nurjaya
                                - Ali Marsa’id
                                - Riana Ramayanti
Barang yang Terdapat di Area
-          Rak Pan
-          Pan
-          Container
-          Tempat Sampah
-          Cheklist APAR
-          Tempat Minum
-          Tempat sarung tangan
-          Dan lain-lain
5 R
  1. Ringkas,
  2. Rapi,
  3. Resik,
  4. Rawat,
  5. Rajin,
  
Ada sapu di lantai, dan lantai licin
> disiapkan tempat untuk penyimpanan alat sanitasi, dan lantai dijaga selalu kering

  
Container di lantai tanpa alas, dan timbangan posisi tidak tepat pada penyangganya.
> container diberi alas palet, penyangga timbangan disesuaikan dengan timbangan
               
Tempat APAR dan ceklist kurang bersih dan terawat, tempat air minum dan thermometer tidak ada identitas.
> dibersihkan dan diberi keterangan
       
Banyak sampah berserakan di lantai, sisa produksi dan sarung tangan dilantai
> dijaga kebersihannya
   
Sisa produksi di bagian pengeluaran tidak langsung dibersihkan.
> dibersihkan setiap selesai produksi atau pergantian batch.
   
Rak tidak sesuai dengan yellow line, ada botol minum di lantai.
> Yellow line di perjelas dan peletakkan rak sesuai dengan yellow line
   
Ada pan di lantai tanpa alas palet di bawah pan in
> pan dikeluarkan dari bawah pan in dan diletakkan di tempat yang semestinya.
   
Banyak sisa adonan berserakan di lantai yang bersinggungan langsung dengan pan yang akan digunakan.
> Sampah dibersihkan sebelum banyak, dan tata letak pan tidak bersinggungn langsung dengan sampah.

Project ini sih menurut gw belum sempurna, tapi setidaknya ada progress untuk ke arah yang lebih baik,, gak harus banyak kok,, yang penting ada langkah maju.. hehehee